DOUBLE SINGLE RELEASE
REPTURE dan PANIC DISORDER secara bersamaan merilis single baru mereka melalui AMPS Records pada tanggal 1 Maret 2026.
NEW RECORD RELEASE
adhirock
4/3/20263 min read


Band metal asal BEKASI – Indonesia, REPTURE, akan segera merilis single terbaru berjudul “RECONQUISTA”, sebagai pembuka menuju album studio ketiga mereka. Single ini sekaligus menandai era baru REPTURE yang membawa pendekatan vokal lebih naratif, berlapis, dan penuh tekanan emosional.
“RECONQUISTA” dibangun sebagai komposisi panjang dan bertahap, menyerupai alur sejarah yang diangkat dalam liriknya. Lagu dibuka dengan atmosfer gelap dan tegang, menciptakan nuansa persiapan invasi dan ketidakpastian sebelum perang. Bagian awal berkembang perlahan dengan tempo yang terkontrol, riff berat yang repetitif, dan dinamika yang represif —menggambarkan awal penaklukan Semenanjung Iberia oleh pasukan Umayyah di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad pada tahun 711 Masehi.
Di lagu ini, sisi vocal tampil lebih dominan dan deklaratif, memperkuat kesan konflik berkepanjangan antara kekuasaan, agama, dan wilayah yang berlangsung selama berabad-abad. Paruh akhir “RECONQUISTA” menjadi puncak agresi. Tempo meningkat, riff menjadi lebih tajam dan padat, serta permainan drum semakin intens, membangun klimaks panjang dan tanpa kompromi. Bagian ini merepresentasikan fase akhir Reconquista—jatuhnya Kesultanan Granada pada tahun 1492 oleh Raja Ferdinand II dari Aragon dan Ratu Isabella I dari Kastilia, menandai runtuhnya kekuasaan Islam terakhir di Iberia.
Secara keseluruhan, “RECONQUISTA” menunjukkan arah baru REPTURE yang lebih epik, konseptual, dan sinematik, tanpa meninggalkan fondasi agresi metal yang menjadi identitas mereka. Kehadiran Manang memperkuat dimensi cerita dalam lagu ini, menjadikan vokal bukan hanya sebagai elemen ekstrem, tetapi juga sebagai pemandu narasi sejarah.
Single ini menegaskan visi album kedua REPTURE sebagai karya yang menggabungkan sejarah dunia, konflik ideologis, dan ekspresi ekstrem musik metal dalam satu kesatuan yang solid.
“RECONQUISTA” telah tersedia di berbagai platform digital maupun Bandcamp mulai 1 Maret 2026.


Band death metal asal Indonesia, PANIC DISORDER, resmi merilis single terbaru mereka berjudul “Eternal Dread” melalui AMPS Records. Dikenal melalui pendekatan brutal, teknis, dan tanpa kompromi—dengan pengaruh kuat dari band seperti Dying Fetus—Panic Disorder menghadirkan “Eternal Dread” sebagai pernyataan tentang kehancuran spiritual, kepercayaan buta, dan ketakutan yang bersifat permanen.
“Eternal Dread” dibangun di atas riff death metal padat dan presisi, tempo agresif yang bergeser cepat, serta vokal guttural yang menekan, menciptakan atmosfer opresif dan tidak memberi ruang bagi rasa aman. Lagu ini tidak menawarkan katarsis atau harapan—melainkan menggambarkan dunia yang terseret menuju kehampaan total.
Secara lirik, “Eternal Dread” mengeksplorasi runtuhnya sistem kepercayaan dan mitologi melalui simbol kehancuran kosmik. Langit yang membiru berubah menjadi abu, petir membelah kehampaan, dan para dewa hanya tersisa sebagai nama-nama yang terlupakan. Baris seperti “Crushed beneath this world’s disease / Swallowed whole by blind beliefs” menegaskan kritik terhadap dogma dan ideologi yang menelan manusia hidup-hidup.
Referensi terhadap Nirvana, Valhalla, dan figur-figur ilahi tidak dimaknai sebagai tujuan spiritual, melainkan sebagai sisa-sisa mitologi yang gagal memberi keselamatan. Dalam semesta “Eternal Dread”, tidak ada tuhan yang hadir sebagai penebus—hanya dunia yang membusuk dan ketakutan yang terus berulang tanpa akhir.
Visual artwork single ini memperkuat narasi tersebut: reruntuhan bangunan menyerupai katedral atau kuil, dikelilingi struktur gelap menyerupai duri atau cakar, dengan satu sosok manusia kecil di hadapan cahaya yang ambigu. Cahaya tersebut bukan simbol keselamatan, melainkan ilusi terakhir dari iman yang telah mati—sejalan dengan tema anti-dogma dan nihilisme kosmik yang diusung Panic Disorder.
“Eternal Dread” menjadi langkah penting Panic Disorder bersama AMPS Records, sekaligus penanda arah musikal dan konseptual band ke wilayah death metal yang lebih gelap, teknis, dan ideologis.
Sebagai kelanjutan dari perilisan ini, Panic Disorder juga mengumumkan rencana tur ke Kalimantan pada medio 2026. Tur tersebut dirancang untuk menjangkau skena death metal dan extreme music di luar Pulau Jawa, serta memperkuat kehadiran band di wilayah-wilayah dengan basis pendengar musik ekstrem yang terus berkembang.
Single “Eternal Dread” telah tersedia di seluruh platform digital streaming maupun Bandcamp
Address
JDC 6th floor - Business Centre
Jl. Gatot Subroto No. 53 Jakarta 10260
A Metal Project Official Website
© 2025
CONTACT US
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER
